Dana Fangshen dan Sanghadana di Bulan Waisak

Mari Menanam Kebajikan di Bulan Waisak

Dibutuhkan
Rp 68.000.000
Dana Terkumpul
Rp 91.251.858
Berbagi:
Dana Fangshen dan Sanghadana di Bulan Waisak

Tradisi Fang Shen merupakan wujud cinta pada alam dan hewan. Biasanya ketika hari besar keagamaan akan dilakukan pelepasan hewan ke alam liar. Tujuannya, agar hewan-hewan itu dapat merasakan kembali kehidupan alam bebas dan bahagia karena tidak dikurung. Selain itu, juga untuk memberikan kesempatan untuk terus hidup kepada makhluk lain.

Melepaskan hewan ke alam liar merupakan praktik ajaran welas asih yang diajarkan oleh Sang Buddha. Selain itu, dengan melaksanakan Fangshen kita juga telah mempraktikan Abhaya Dana yaitu dana berupa pemberian rasa aman, nyaman, saling memaafkan, dan menyelamatkan makhluk-makhluk yang menderita. Misalnya memaafkan teman kita yang bersalah kepada kita; membebaskan mahkluk lain yang sedang menderita, bersikap ramah, murah senyum, dan peduli.

Fangshen akan dilaksanakan pada tanggal *22 Mei 2022* bertempat di *Pulau Ondrust Kepulauan Seribu* dengan melepaskan hewan-hewan laut. Fangshen yang dilaksanakan dalam bulan Waisak akan memberikan berkah kebahagian dan manfaat yang luar biasa bagi semua makhluk.

Rincian kebutuhan dana:
Sanghadana
Dana makan ke Sangha
Hewan Laut
Sewa Kapal Untuk Umat
Kapal Utk Hewan
Tiket Masuk Peserta
Konsumsi Umat

Mettañca sabbalokasmi?, m?nasambh?vaye aparim??a?
uddha? adho ca tiriyañca, asamb?dha? avera? asappatta?’ti

Cinta kasih terhadap makhluk di segenap alam patut dikembangkan tanpa batas dalam batin baik ke arah atas, bawah, dan diantaranya tidak sempit, tanpa kedengkian, tanpa permusuhan

Metta Sutta~